-
Halte Bis Rumpi Jilid 3
Oleh : Harry De FretesAsyik!!... Mas Harry de Fretes bikin komik lucu yang enggak hanya dikemas menghibur, tapi juga mengangkat kehidupan ny...
Harga
Rp 25.000,- -
Halte Bis Rumpi Jilid 2
Oleh : Harry De FretesSELAMAT! Dengan adanya komik hasil anak negeri sendiri Harry de Fretes, membuktikan bahwa kretivitas seorang komedian ...
Harga
Rp 25.000,- -
Halte Bis Rumpi Jilid 1
Oleh : Harry De FretesHarry de Fretes bikin komik? hehehe.. gila emang, ga ade matinye deh Harry...
Harga
Rp 25.000,-
Biodata Penulis
Harry de Fretes
atau Boim ini, lahir di Hannover, 24 September
1967. Alumni fakultas Ekonomi, jurusan management di Universitas Tarumanegara
ini adalah salah satu pendiri lenong rumpi, yang ditayangkan di stasiun
televisi RCTI. Lenong Rumpi menjadi program komedi regular di televisi swasta saat itu.
Tahun 1991 Harry de Fretes membintangi film layar lebar bersama lenong rumpi dalam film komedi yang berjudul "Lenong Rumpi 1" produksi Parkit film. Profesi lain Harry de Fretes selain membintangi film layar lebar, ia juga menjadi presenter. Bersama group lenong rumpi, Harry de Fretes tampil sebagai group lawak.
Ia mendirikan perusahaan Jakarta Flash Productions, yaitu lembaga pendidikan luar sekolah bagi mereka yang berminat untuk menjadi seorang entertainer. Pada tahun 1995, Harry memproduksi tayangan komedi yaitu "Hari Harry Mau" bekerjasama dengan AN-Teve, dan melahirkan bintang-bintang muda penuh bakat, seperti: (Alm) Indra Safera, Becky Tumewu, Jodie dan lain-lain, dan ketika itu juga Harry memproduksi kaset lagu dan lawak, yaitu "Hari Harry Mau" bekerjasama dengan Musica Studio's Menjajaki kemampuannya sebagai pencipta lagu, ia berkolaborasi dengan artis Denada, dalam lagu "Hari Hary Mau"
Pada tahun 2008, tepatnya tanggal 16 Agustus, Harry de Fretes mendirikan sebuah wadah regenerasi lenong yang diberi nama Sanggar Lenong Cabe Rawits, H. Nirin Kumpul. Melalui wadah ini diharapkan anak-anak usia belia dapat lebih mengenal budaya Betawi dan unsur yang mempengaruhinya, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengenalan seni budaya, khususnya budaya Betawi.
Tahun 2010 Harry kembali membintangi layar lebar yang berjudul "Ngebut Kawin". Dan membintangi film televisi lainnya yang bertema Betawi di antaranya "Cinta Masa Muda", dan Larangan Cinta Babe" yang ditayangkan di SCTV, produksi Studio Dharmawangsa. Ia tinggal di Bogor, dan membuka jasa hiburan, dengan bendera HDF Management, yang sudah dibentuk sejak tahun 2008











