-
Aku "Tiada" Aku Niscaya: Menyingkap Lapis Kabut Intelijen
Oleh : Irawan SukarnoDunia intelijen seringkali dipandang sebagai dunia yang penuh misteri karena bersifat non standart. Aktivitas intelije...
Harga
Rp 250.000,-
Biodata Penulis
Irawan Sukarno, Brigjen TNI (Purn), melewati sebagian besar masa karir militernya di badan intelijen. Pria yang akrab dan popular dipanggil Ketjeng ini sudah berada di kawasan intelijen sejak 1960 hingga memasuki masa pensiun. Ia satu angkatan dengan mendiang Jenderal TNI (purn) L.B. Moerdani ketika mengikuti pendidikan di P3AD (Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat), Bandung, tahun 1951. Mengawali pendidikan keintelijenan di SIAD (sekolah Intelijen Angkatan Darat) Cilendek, Bogor, tahun 1960, kemudian melanjutkan ke Special Warfare School, Fort Bragg, Amerika Serikat. Terakhir menempuh pendidikan di Sekolah Intelijen Strategis Bakin. Beberapa jabatan pernah dipegangnya, antara lain PA OPSUS, Deputi Penggalangan Ka-Bakin, Deputi Luar Negeri Ka-Bakin, dan Deputi Administrasi Ka-Bakin Widyaiswara Kabin, DAS BIN (Dewan Analis Strategis).
Di balik sosoknya yang identik dengan dunia intelijen itu, Ketjeng juga seorang intelektual yang selalu melewati hari-harinya dengan membaca. Ia pernah menjadi dosen intelijen (Sekolah Tinggi Intelijen Indonesia, dan dosen intelijen di STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara). Pernah mengajar di berbagai Kementerian dan non Kementerian seperti Kementerian dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, LEMHANNAS, Kejaksaan Agung, BIN, SESKO ABRI, Satinduk TNI, Artha Graha Group, serta Sespim POLRI dan Perusahaan ASTRA. Di usia senjanya yang masih tampak gagah dan sehat, Ketjeng masih rajin dan setia mengamati perkembangan dunia intelijen Indonesia dan mancanegara.











