-
Akses Keadilan dan Migrasi Global: Kisah Perempuan Indonesia Pekerja Domestik di Uni Emirat Arab
Oleh : Sulistyowati IriantoMereka diinginkan karena beragama sama, rajin bekerja, patuh, dan mau dibayar murah. Akan tetapi dalam waktu yang sama...
Harga
Rp 70.000,- -
Hukum Yang Bergerak: Tinjauan Antropologi Hukum
Oleh : Sulistyowati Irianto (ed.)Hukum memiliki banyak wajah, dan berada dalam bentangan aktivitas masyarakat yang lua...
Harga
Rp 88.000,- -
Antropologi Hukum
Oleh : Sulistyowati IriantoHukum memiliki banyak wajah, dan berada dalam bentangan aktivitas masyarakat yang luas, dan merasuk dalam setiap sendi kehidupan. Oleh karenanya h...
Harga
Rp 88.000,- -
Metode Penelitian Hukum: Konstelasi dan Refleksi (cetak ulang ke-2)
Oleh : Sulistyowati Irianto & Shidarta (editor)Konstelasi dan refleksi adalah dua kata kunci dalam memahami setiap medan telaah. Konstelasi berfungsi mendudukkan...
Harga
Rp 85.000,- -
Konvensi Wanita Di Indonesia (print on demand)
Oleh : Sulistyowati Irianto
Buku ini terdiri dari tiga tema besar, pertama tentang sosialisasi Konvensi Wanita termasuk juga hasil penelitian yang digunakan sebagai acuan sosi-al...Harga
Rp 0,- -
Runtuhnya Sekat Perdata dan Pidana
Oleh : Sulistyowati Irianto
Dalam rangka studi mengenai akses keadilan bagi perempuan, buku yang didasarkan pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana akses keadi...Harga
Rp 85.000,- -
Perdagangan Perempuan
Oleh : Sulistyowati Irianto
Modus operandi "baru" dalam peredaran narkotika adalah mengerahkan perempuan secara masif untuk dijadikan kurir. Sebelumnya perempuan-perempuan itu d...Harga
Rp 40.000,- -
Perempuan Di Antara Berbagai Pilihan Hukum
Oleh : Sulistyowati Irianto
Buku ini berisi hasil penelitian mengenai bagaimanakah budaya hukum dan sub-budaya hukum masyarakat Batak Toba pada umumnya, yang tidak menempatkan pe...Harga
Rp 49.000,-
Biodata Penulis
Henky Irzan, lulus jurusan Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada tahun 1985, dan mendapat Magister dalam bidang Ilmu Ekonomi dari Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada tahun 1992. Banyak terlibat dalam penelitian makro ketenagakerjaan Indonesia, termasuk masalah pekerja migran Indonesia. Pernah menjabat sebagai Atase Tenaga Kerja di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abu Dhabi, tahun 2005-2008. Saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja pada Pusat penelitian dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementrian Tenaga Kerja dan Tranmigrasi.
Lim Sing Meij, doktor Sosiologi, Universitas Indonesia, yang kini aktif sebagai peneliti di Pusat Kajian Wanita dan Jender UI. Penajaman fokus terhadap persoalan perempuan diperolehnya dari pengasahan intelektual di Program Pescasarjana Kajian Wanita, Universitas Indonesia. Buku-bukunya antara lain: Perdagangan Perempuan dalam Jaringan Pengedaran Narkotika (2004), bersama Sulistyowati Irianto dan Firliana Purwanti, dan Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa: Sebuah Kajian Pascakolonial (2009).
Sulistyowati Irianto, Guru Besar dalam bidang Antropologi Hukum di fakultas Hukum Universitas Indonesia. Mendapat gelar Magister dalam bidang Antropologi Hukum dari Universitas Leiden dan UI tahun 1990, dan Doktor dalam bidang yang sama dari UI tahun 2000. Ia mengajar di FH UI, FISIP UI, dan Program Kajian Wanita Program Pascasarjana Antropologi, FISIP UI, dan ketua Pusat Kajian Wanita dan Jender UI dan Board member International Commission on Legal Pluralism (2006-2011). Ia memberi perhatian pada studi "pluralisme hukum" dan "gender dan hukum". Bukunya antara lain, Perempuan di antara Berbagai Pilihan Hukum (2005), Perempuan di Persidangan (2006, bersama Lidwina Inge Nurtjahyo) Runtuhnya Sekat Perdata dan Pidana (2008, bersama Antonius Cahyadi), Metode Penelitian Hukum Konstelasi dan refleksi (2009, editor bersama Sidharta), Hukum yang Bergerak (2009, editor).
Theresia Dyah Wirastri, adalah salah seorang peneliti muda yang tergabung di Pusat Kajian Wanita dan Jender Universitas Indonesia, dan sangat tertarik dengan bahasan seputar socio-legal studies. Menyelesaikan studi S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan bidang kekhususan Hukum dan Masyarakat (2004). Ia menyelesaikan studi pascasarjana bidang Sosiologi Hukum di International Institute for Sociology of Law, Onati, Spanyol (2009).
Tirtawening Parikesit, adalah seorang peneliti muda Pusat Kajian Wanita dan Jender Universitas Indoesia. Menyelesaikan studi S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dengan bidang kekhususan Hukum dan Masyarakat (2005), dan studi S2 di Pascasarjana Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (2010). Saat ini, selain melakukan berbagai penelitian juga membantu pengajaran mata kuliah Wanita dan Hukum dan Antropologi Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Terlibat dalam pembuatan buku Perempuan di Persidangan (2006) dan Runtuhnya Sekat Perdata dan Pidana (2008).
Titiek Kartika, adalah pengajar di FISIP Bengkulu, dan peneliti pada Pusat Studi Wanita Universitas Bengkulu. Ia membuat track penelitian untuk isu gender dan perempuan, terutama perempuan dan politik. Pernah meneliti "Traffiking in Women and Girls for Prostitution from Southeast asian and Eastern Europe Regions to Europe through Internet" (2000), Model Pusat Krisis Tingkat desa untuk Perempuan Korban Kekerasan (2006-2007), Revitalisasi Kedaulatan Perempuan Warga Negara (2008), Transient Poverty pada Masyarakat Pesisir (2009-2010), Rebuilding Etnis Diaspora Pada Politisi Perempuan (2010). Menulis buku Panduan tentang Gender di Parlemen, bersama Sulistyowati Irianto, diterbitkan oleh Setjend DPR dan DPD RI bekerja sama dengan PROPER dan PRIDE UNDP (2009), A Journey of Learning: Sebuah Pengalaman Advokasi HIV/AIDS yang diterbitkan oleh Stop AIDS Now! (2010), Instrumen Penguatan Perempuan Politisi (forthcoming). Selain mengajar dan meneliti, sepuluh terakhir, ia mengembangkan aktivismenya pada organisasi perempuan di tingkat lokal, nasional, dan regional Asia-Pasifik.
Vidhyandika D. Perkasa, adalah peneliti senior di Departemen Politik dan Hubungan Internasional, di Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta. Selain sebagai peneliti ia juga sebagai pemimpin redaksi jurnal ANALISIS, CSIS. ia memperoleh gelar sarjana di bidang Antropologi di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1992), master of Science diperolehnya di bidang Social Policy and Planning in Developing Countries dari the London School of Economics and Political Science (1995), sedangkan gelar doktoralnya diperoleh di bidang Antropologi dari Monash University, Melbourne, Australia (2005). Minat penelitiannya adalah relasi antar etnis, governance, pekerja migran domestik dan konflik. Ia telah melakukan beberapa penelitian di Papua dengan tema konflik dan tatakelola pemerintahan di Papua. Disertasinya: "Poverty in a Chinese Community in West java, Indonesia: Survival, Identity and social Face" diterbitkan oleh Lambert Academic Publishiing di Jerman pada tahun 2010.











